Mengapa Timor Leste Menggunakan Dolar AS? Sebuah Realita Ekonomi
Ilustrasi: Stabilitas Dolar AS sebagai pilar ekonomi di wilayah transisi.
Bagi banyak pengembara atau nomad yang melintasi perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste, ada satu hal yang mencolok: dompet Anda harus segera diisi dengan 'Greenback' atau Dolar Amerika Serikat begitu melewati gerbang imigrasi. Mengapa negara yang sudah merdeka puluhan tahun ini tidak memiliki uang kertas sendiri?
1. Warisan Stabilitas dari PBB (UNTAET)
Pada tahun 2000, saat Timor Leste berada di bawah pemerintahan transisi PBB, terjadi kekacauan moneter. Ada Rupiah, Dolar Australia, Escudo Portugal, dan Baht Thailand yang beredar bersamaan. PBB memutuskan menggunakan Dolar AS karena merupakan mata uang paling stabil dan diterima secara global untuk menyelamatkan ekonomi yang hancur pasca-konflik.
2. Menghindari "Penyakit" Hiperinflasi
Mencetak uang sendiri membutuhkan kepercayaan internasional dan cadangan devisa yang besar. Dengan melakukan Dolarisasi, Timor Leste secara otomatis mengimpor stabilitas moneter dari Amerika Serikat. Hal ini mencegah harga-harga barang melonjak tak terkendali (inflasi) yang sering menghantui negara-negara baru.
3. Koin Centavo: Identitas Lokal
Meskipun uang kertasnya murni dari Amerika, Timor Leste tetap memiliki identitas pada uang koinnya. Mereka memproduksi koin Centavo (1, 5, 10, 25, 50, hingga 100) yang menggambarkan kekayaan alam lokal seperti tanaman kopi dan kerajinan tradisional.
| Fitur | Dolar AS (Kertas) | Centavo (Koin) |
|---|---|---|
| Asal | Amerika Serikat (The Fed) | Pencetakan Lokal (Timor Leste) |
| Kegunaan | Transaksi Besar & Internasional | Transaksi Retail / Kembalian |
| Nilai | Tetap (Standar Global) | 100 Centavo = $1 USD |
Pro & Kontra: Suara Pengunjung
"Dolarisasi adalah langkah paling cerdas untuk negara muda agar ekonominya tidak hancur oleh spekulan mata uang!"
"Tapi itu tandanya tidak berdaulat! Bagaimana bisa negara merdeka tapi jantung ekonominya dipegang bank sentral negara lain?"
"Kedaulatan itu penting, tapi makan lebih penting. Kalau pakai mata uang sendiri lalu inflasi 1000%, rakyat juga yang sengsara, kan?"
DI SHARE YA BIAR TAMBAH SEMANGAT BIKIN CERITA DLL!
Ilustrasi: Kekuatan Data dan Jaringan Nomaden Aleo's Tube Store


Ruang Diskusi (Pro & Kontra):
Promotor: "Kisah Asalina ini bukti bahwa doa anak shalihah adalah kekuatan utama orang tua di rantau. Luar biasa!"
Pengunjung A: "Tapi kasihan juga anaknya, tumbuh besar tanpa kehadiran fisik ayah setiap hari. Apa uang bisa mengganti waktu yang hilang?"
Pengunjung B: "Kadang keadaan memaksa, yang penting komunikasi dan kualitas pertemuan tetap terjaga. Semangat para Ayah!"