⚠️ UJIAN PANTAT HINA DI GUDANG B: KONTOL PENAKLUK MAS AL (BAB 17)
Malam telah larut. Setelah melewati kehinaan **kontol brutal** Pak Irul di saung, **Bu Yuliati** tiba di Gudang B, tubuhnya lelah, namun birahi adiktifnya berada di tingkat tertinggi, bercampur dengan teror akan **Kontol Mas Al**. **Fauziah** sudah menunggu, matanya memancarkan kegembiraan atas kehinaan yang akan mereka bagi bersama.
π§Ό PENGUJIAN LUBANG HINA
**Mas Al** berdiri di tengah tumpukan kardus, wajahnya sombong. Ia menatap Yuliati, Supervisornya, yang kini sama hinanya dengan dirinya—atau bahkan lebih hina, karena ia adalah *lubang* yang diperebutkan. "Aku tahu Pak Atasan dan Irul barusan menyentuhmu. Aku akan membersihkanmu, dengan caraku sendiri," desis Mas Al, suaranya dipenuhi janji kehinaan yang lebih dalam.
Mas Al memerintahkan Yuliati untuk berlutut. Ia kemudian memaksa Yuliati untuk melakukan ritual jorok yang paling menjijikkan, menguji batas kepatuhan Yuliati setelah disentuh oleh kekuasaan dan kecemburuan Irul. **Lubang anus hina** Bu Yuliati—yang masih perih dari sodokan sebelumnya—kini menjadi objek pembersihan dan penodaan **Kontol Mas Al**. **Air mata birahi** Yuliati jatuh membasahi lantai Gudang B yang kotor, namun ia tidak berhenti, ia butuh validasi dari sang OB.
**"Kau adalah milikku, Yuliati. Bukan milik Atasanmu, bukan milik Manajermu, apalagi milik suamimu yang bloon. Kau adalah Budak Kontol kehinaanku,"** ucap Mas Al, suaranya keras dan brutal, merendahkan Yuliati hingga ke inti jiwanya.
π JATAH FAUZIAH: TAMBAHAN KEPATUHAN
**Fauziah** tidak hanya menonton. Ini adalah jatahnya untuk merasakan kehinaan yang sama. Fauziah dipaksa Mas Al untuk berpartisipasi aktif dalam menodai Yuliati. Fauziah memegang kepala Yuliati, memaksanya menerima setiap perlakuan jorok **Kontol Mas Al**, sambil Fauziah sendiri menjilati sisa **air kencing dan sperma** yang menetes dari tubuh Yuliati.
Saat Mas Al mencapai puncak klimaksnya, ia memastikan **sperma panas** itu terbagi rata, sebagian untuk Yuliati, dan sisanya untuk Fauziah yang **sangat rakus** mengklaimnya. Dua wanita terhormat di kantor kini basah, berantakan, dan hancur di hadapan OB yang kini menjadi penguasa **Lubang Pemuas Birahi** mereka.
⛓️ Koleksi Kepastian: Kontrol Mutlak di Gudang B dari Aleo's Tube Store
Alat untuk memastikan setiap sesi memenuhi ekspektasi kehinaan yang brutal.
π SENDAWA KEKUASAAN
Setelah sesi berakhir, **Mas Al** menatap kedua wanita itu. Ia tahu ia telah memenangkan
pertempuran kehinaan ini. Yuliati dan Fauziah kini terikat padanya, selamanya dicap oleh kehinaan yang ia berikan. Mereka bukan lagi Supervisor dan Bawahan; mereka adalah **budak kontol** dari OB kantor.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar