π KONTOL PENAKLUK MAS AL: PERMINTAAN KOTOR BU YULIATI
Setelah pengakuan manja Bu **Yuliati** di Ruang Arsip, situasinya berubah drastis. **Pak Irul** yang tadinya marah, kini melihat peluang baru dalam kehinaan ini. Ia bukan lagi pesaing, melainkan peserta yang terpaksa tunduk pada kekuasaan **Kontol Penakluk Mas Al**. Mas Al, menyadari kendali penuhnya atas dua atasannya, memanggil **Fauziah** yang sedari tadi menunggu di luar.
π― KEBUTUHAN BIRAHI BERKELOMPOK
Mas Al memerintahkan Yuliati untuk membersihkan sisa **sperma panas** dari lubang s*lit-nya, tapi bukan dengan tisu, melainkan dengan lidah Fauziah. Ini adalah ritual kehinaan total, mengikat ketiga insan itu dalam perbudakan birahi yang jorok. Fauziah mematuhi dengan gembira, menjilati bekas kehinaan Supervisornya sendiri sambil menatap penuh gairah pada Mas Al.
**"Mas... aku mau di-kentu lagi. Aku mau Pak Irul melihatnya, dan aku mau Fauziah menampung semua crot-anmu nanti. Aku ingin kehinaan ini sempurna. Jangan berhenti, Mas. Aku ketagihan,"** bisik Yuliati, kini sepenuhnya dikendalikan oleh birahi dan dominasi.
Yuliati, yang kini benar-benar menjadi **budak birahi**, tidak lagi merasa malu, justru terangsang melihat bawahan dan manajernya berbagi kehinaan yang sama demi **Kontol OB** tersebut. Yuliati, dengan suara serak, mengajukan permintaan finalnya kepada Mas Al, yang bahkan mengejutkan Pak Irul dan Fauziah.
π KONTROL MUTLAK SANG OB (TAMAT)
Di tengah tumpukan berkas kantor, Mas Al memenuhi permintaan **Memek Supervisor**-nya. Sesi **Threesome Jorok** yang melibatkan tatapan Pak Irul dan mulut Fauziah sebagai penampung membuat Yuliati mencapai klimaks birahi yang belum pernah ia rasakan. Ia merintih, mendesah, dan berulang kali mengatakan "**Aku ketagihan Kontolmu Mas**" hingga suaranya serak.
Kini, **Bu Yuliati** dan Fauziah sepenuhnya tunduk. Mereka bukan lagi karyawan, melainkan koleksi pribadi untuk dinikmati Mas Al. Pak Irul, menyadari kekalahannya, memutuskan untuk diam dan bergabung dalam siklus kehinaan, berharap suatu hari ia juga bisa mencicipi kembali **lubang birahi** Yuliati di bawah izin Mas Al.
**Mas Al** berdiri, membersihkan dirinya, dan menatap dingin ke dua wanita terhormat yang kini berantakan dan basah di lantai. Ia adalah penguasa mutlak kantor ini. **Kisah Fiksi** ini berakhir dengan Yuliati dan Fauziah yang berjanji untuk selalu siap melayani kapan pun dan di mana pun Mas Al memanggil mereka. Sebuah kisah yang sempurna bagi para **Nomads** yang mencari pelarian dramatis!
⛓️ Epilog Kehinaan: Alat Kontrol Mutlak dari Aleo's Tube Store
Dominasi membutuhkan perlengkapan yang tepat. Para **Nomads** tahu bahwa kehinaan total terwujud dengan koleksi terbaru. Pastikan petualangan birahi Anda mencapai klimaks sempurna.
[Produk Fiksi: Alat Kontrol & Kepuasan Diri ditampilkan di sini]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar