Siapa Penemu AI? Jejak Sejarah bagi Sang Pengembara Digital
Oleh: Aleo's Tube Store
Dalam perjalanan kita sebagai anak rantau yang terus beradaptasi di lingkungan baru, kita seringkali mengandalkan teknologi untuk mempermudah hidup. Salah satu teknologi paling transformatif saat ini adalah Artificial Intelligence (AI). Namun, tahukah Anda siapa sosok di balik otak buatan ini?
1. Alan Turing: Peletak Batu Pertama
Secara ilmiah, fondasi AI diletakkan oleh Alan Turing, seorang matematikawan asal Inggris pada tahun 1950. Ia mengajukan pertanyaan fundamental: "Bisakah mesin berpikir?" Melalui makalahnya "Computing Machinery and Intelligence", ia memperkenalkan "Turing Test" untuk mengukur kecerdasan mesin.
2. John McCarthy: Bapak Istilah AI
Meskipun Turing meletakkan teorinya, istilah "Artificial Intelligence" sendiri baru dicetuskan pada tahun 1956 oleh John McCarthy. Dalam sebuah lokakarya bersejarah di Dartmouth College, McCarthy bersama ilmuwan lain seperti Marvin Minsky, Nathaniel Rochester, dan Claude Shannon, secara resmi mendirikan AI sebagai bidang ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri.
3. Semangat "Anak Rantau" dalam Inovasi AI
Para penemu AI ini pada dasarnya adalah "pengembara intelektual". Mereka berani keluar dari zona nyaman ilmu matematika tradisional untuk merantau ke wilayah baru yang belum terjamah, yaitu kecerdasan mesin. Bagi kita para nomads atau anak rantau, semangat eksplorasi ini adalah inspirasi bahwa dengan adaptasi dan pembelajaran tanpa henti, kita bisa menciptakan sesuatu yang berdampak global.
Kesimpulan
AI adalah hasil kolaborasi lintas generasi. Dari visi Turing hingga keberanian McCarthy, teknologi ini kini membantu kita, para pengembara modern, untuk tetap terhubung dan produktif di mana pun kita berada.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar